Lewati ke konten
🟡 Level II – Waspada Ada peningkatan aktivitas di atas normal. Masyarakat tidak beraktivitas di sekitar kawah sesuai rekomendasi. Status berubah: 19 Oct 2026, 16:17 WITA

⚠️ Rekomendasi PVMBG

(1) Masyarakat di sekitar G.Gamalama dan pengunjung/wisatawan agar tidak beraktivitas di dalam radius 1.5 km dari kawah puncak G.Gamalama

(2) Pada musim hujan, masyarakat yang tinggal di sekitar aliran sungai yang berhulu di G. Gamalama agar mewaspadai potensi ancaman bahaya sekunder berupa aliran lahar.

📋 Laporan Terbaru

Laporan per 24 jam, tanggal 2026-10-18 pukul 00:00-24:00 WIT · Iwan Amat

👁️ Pengamatan Visual

Gunung api tertutup Kabut 0-I hingga tertutup Kabut 0-III. Asap kawah tidak teramati.

🌦️ Klimatologi

Cuaca cerah hingga berawan, angin lemah hingga sedang ke arah utara dan timur laut. Suhu udara sekitar 26-33°C. Kelembaban 71-89%.

📈 Kegempaan

  • 1 kali gempa Vulkanik Dalam dengan amplitudo 10 mm, S-P 0.98 detik dan lama gempa 14.77 detik.
  • 1 kali gempa Tektonik Lokal dengan amplitudo 8 mm, S-P 6.16 detik dan lama gempa 15.97 detik.
  • 4 kali gempa Tektonik Jauh dengan amplitudo 6-30 mm, S-P 12.57-16.58 detik dan lama gempa 35.79-66.96 detik.

📷 Foto Pengamatan

Foto visual Gunung Gamalama

Foto dari laporan pengamatan PVMBG periode terakhir.

Lokasi
Ternate, Maluku Utara
Kota terdekat
Ternate
Ketinggian
1.715 mdpl
Koordinat
0.8000000, 127.3300000

🎥 CCTV Pos Pengamatan

Gunung Gamalama belum memiliki CCTV publik di MAGMA.

📊 Grafik Kegempaan 14 Hari

Jumlah gempa per hari menurut jenis, dihimpun dari laporan PVMBG yang tersimpan sejak fitur ini aktif. Ini rekap laporan, bukan rekaman seismogram mentah.

Lihat tabel data
TanggalVulkanik DalamTektonik LokalTektonik Jauh
19 Oct000
18 Oct000
17 Oct114
16 Oct000
15 Oct000
14 Oct000
13 Oct000
12 Oct000
11 Oct000
10 Oct000
09 Oct000
08 Oct000
07 Oct000
06 Oct000

🛰️ Citra Satelit

Pilih layer di pojok kanan atas peta. Citra harian bisa tertutup awan.

🗂️ Laporan Sebelumnya

Belum ada laporan sebelumnya.

📜 Riwayat Level

Belum ada perubahan level tercatat sejak pemantauan dimulai.

Laporan resmi di MAGMA Indonesia →